Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts

Saturday, 15 September 2012

kabel utp


<data:blog.title/>

<data:blog.pageName/>kabel utp (rj 45) | cara kerja | pengertian kabel utp


















kabel UTP




UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.

Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.

Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight karena masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1 langsung. Sedangkan disebut cross karena ada persilangan pada susunan kabelnya.

nic


<data:blog.title/>

<data:blog.pageName/>nic adalah | pengertian nic | fungsi nic
















nic




Network Interface Card (NIC), juga disebut sebagai Network Adapter,digunakan untuk menghubungkan computer ke kabel yang digunakan pada local area network (LAN). Umumnya, NIC ditempatkan pada computer expansion bus melalui slot ISA (8 bit atau 16 bit) atau PCI (32 bit atau 64 bit) juga biasanya portnya juga sudah terintegrasi dengan motherboard (onboard).
NIC mempunyai satu atau lebih port eksternal yang digunakan untuk menempatkan kabel networknya.

Fungsi utama dari NIC adalah mengijinkan komputer untuk berkomunikasi dalam network. Ia melakukan hal ini dengan mengirim/menerima dan mengontrol traffic dengan komputer atau peralatan lain yang ada pada network.
Saat mengirim, NIC mengkonvert data dari pararel ke serial, mengencode dan mengompresinya, dan kemudian menempatkannya pada kawat dalam bentuk sinyal listrik atau optik. Proses ini terjadi sebaliknya pada saat menerima. NIC mentranslate sinyal listrik yang diterimanya menjadi bit-bit yang bisa dibaca oleh komputer.

Setiap NIC mempunyai identifikasi unik yang disebut MAC Address yang telah dihard-coded pada cardnya. Sebagai tambahan, setiap NIC harus mempunyai network adapter driver yang mengijinkan ia untuk berkomunikasi dengan network protokolnya. Sebuah NIC spesifik untuk arsitektur LAN tertentu (misalnya, Ethernet, Token Ring, atau Fiber-Optic). Ada kemungkinginan untuk menginstall lebih dari satu NIC pada komputer yang sama.

Bagaimana NIC dihubungkan ke kabelnya ?

Sebuah konektor interface adalah koneksi fisik antara NIC dan kabelnya. Ada tiga tipe interface konektor yang umum yang digunakan pada LAN:

• BNC (British Naval Connector). Digunakan dengan kabel koaksial.
• RJ-45. Sebuah 8-kawat konektor modular yang terlihat mirip dengan konektor jack telepon (RJ-11). Digunakan dengan kabel twisted-pair. (RJ-11 hanya mempunyai 6 pins, sedangkan RJ-45 mempunyai 8 pin).
• AUI (Attachment Unite Interface). Umumnya sebuah 15-pin interface yang digunakan dengan kabel koaksial thicknet. Juga disebut sebagai DIX (Digital Intel Xerox) interface. Sudah tidak umum lagi.

Beberapa NIC mempunyai lebih dari satu interface konektor (misalnya, satu RJ-45 dan satu BNC).

routher


<data:blog.title/>

<data:blog.pageName/>routher adalah | routher adalah | fungsi routher | pengertian routher


















routher


1. Router

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.


Router adalah perangkat keras yang dapat menghubungkan dua atau lebih jaringan yang memiliki subnet berbeda. Router juga berfungsi sebagai pengatur lalu lintas traffic jaringan memiliki tugas sangat fital dalam menentukan kondisi sebuah Network.



Router adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.

Fungsi

Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch adalah switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router.
Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP.
Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya.
Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server.
Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router.
Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya.
Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router.
Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.

Jenis-Jenis Router

Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:

• Static router (router statis) : adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
• Dynamic router (router dinamis) : adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.
• PC Router : Sebuah Personal Computer (PC) yang digunakan sebagai router(Routing) biasanya menggunakan komputer yang memiliki lebih dari 1 NIC (Network Interface Card) dengan menggunakan Operating Sistem yang mendukung untuk dijadikan router dan ditugaskan untuk menangani tugas sebuah router.
• Instant Router : Dilihat dari namanya saja sudah bisa ditebak bahwa jenis router ini adalah suatu alat buatan dari suatu perusahaan yang didesain untuk menjadi router secara instant. Sehingga settingnya pun lebih mudah, hanya saja sayangnya menu yang ada didalamnya sangat terbatas. Dan biasanya jenis router ini memiliki fungsi ganda sebagai switch/hub.
• Router Hardware (Cisco) : Sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.

Router adalah suatu alat pada dunia komputer yang berguna untuk membelokkan data dari suatu sistem jaringan ke sistem yang lain. Logikanya sebuah sistem jaringan tidak dapat berpindah ke sistem yang lain. Contohnya, Sis A, menggunakan IP 192.168.1.1 dan Sis B menggunakan IP 192.168.2.1. Maka Komputer yang menggunakan Sis A tidak dapat melakukan komunikasi dengan Sis B tanpa Router.


switch


<data:blog.title/>

<data:blog.pageName/>switch adalah | cara kerja switch | pengertian switch


















pengertian switch




Switch menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti hub. Perbedaannya adalah switch dapat beroperasi dengan mode full-duplex dan mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik.


Switch : Sebuah alat yang menyaring/filter dan melewatkan(mengijinkan lewat) paket yang ada di sebuah LAN. switcher bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di Network Layer (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer Model. sehingga dapat bekerja untuk paket protokol apapun. LAN yang menggunakan Switch untuk berkomunikasi di jaringan maka disebut dengan Switched LAN atau dalam fisik ethernet jaringan disebut dengan Switched Ethernet LANs.

Switch adalah perangkat jaringan yang bekerja di lapisan data-link, mirip dengan bridge, switch bekerja atas dasar informasi MAC address.
Switch mempunyai kemampuan dan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan bridge, karena switch selain bekerja secara software juga bekerja diatas hardware.
Switch menggunkan algoritma store and forward dan cut through pada saat melakukan pengiriman data.

Jenis switch yang sering dipakai adalah LAN switch, ATM switch dan gabungan switch dengan teknologi routing.
Switch Asynchronous Transfer Mode (ATM) memberikan kecepatan tinggi yang bersifat scaleable untuk workgroup, WAN sampai enterprise backbone.
Switch ATM juga bisa mengkombinasikan aplikasi suara, gambar dan data dalam satu jaringan yang sama. Switch ATM menggunakan metode switch paket yang fix-size, paket ini biasa disebut dengan sel (cell).

Switch LAN adalah perangkat yang secara tipikal mempunyai beberapa port yang menghubungkan beberapa segmen LAN lain dan port pada switch ini berkecepatan tinggi. Switch LAN digunakan untuk menghubungkan segmen LAN yang banyak, menyediakan media dedicated dengan komunikasi yang bebas dari tumbukan (collision) antar perangkat jaringan dan mendukung komunikasi simultan, serta dirancang untuk akses kecepatan tinggi.
Biasanya switch banyak digunakan untuk jaringan LAN token star.

Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat.
Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP (Kategori 5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lain.
Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalamLAN.

Switch adalah hub pintar yang mempunyai kemampuan untuk menentukan tujuan MAC address dari packet. Daripada melewatkan packet ke semua port, switch meneruskannya ke port dimana ia dialamatkan.
Jadi, switch dapat secara drastis mengurangi traffic network. Switch memelihara daftar MAC address yang dihubungkan ke port-portnya yang ia gunakan untuk menentukan kemana harus mengirimkan paketnya.
Karena ia beroperasi pada MAC address bukan pada IP address, switch secara umum lebih cepat daripada sebuah router.

Dalam mengolah data switch dapat digolongkan dalam tiga jenis :

• Store and Forward - switch akan meneruskan frame setelah data di terima secara lengkap.
• Cut-Through Switch Meneruskan Frame tanpa menunggu penerimaan frame secara lengkap.
• Fragment Free ( Hybrid ) merupakan gabungan dari kedua jenis switch diatas.

Switch juga diperkuat oleh teknologi VLAN (Virtual LAN) dimana dia mampu mensegmentasi jaringan LAN secara logika tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan.
Switch juga dapat berfungsi sebagai Spanning Tree protokol yang bersifat redundant jika dia menilai suatu jalur itu sibuk maka dia ( switch ) akan memilih jalur lain yang tidak sibuk.

Cara Kerja Switch

Jika akan menggunakan switching hub, diperlukan beberapa informasi dasar untuk menentukan pilihan switch, yaitu dengan mengetahui cara kerjanya.

• Cut through
Yaitu menentukan route paket yang diterima langsung ke alamat port tujuan. Tentu saja hal ini akan meningkatkan throughput koneksi dan mengurangi latency pengiriman paket. Pengiriman dilakukan tanpa terlebih dahulu mengumpulkan seluruh paket. Tetapi ketika alamat tujuan diketahui, langsung route dan pengiriman dilakukan ke alamat itu.
Untuk satu paket Ethernet (1518 byte) proses ini memerlukan waktu hanya selama 40 microsecond. Dalam keadaan koneksi tujuan sedang digunakan, switch akan menampung paket data yang diterima untuk dimasukkan ke dalam buffer. Dan paket data akan dikirim dari buffer jika koneksi tujuan telah kosong.

• Store and forward
Cara kerjanya dilakukan dengan mengumpulkan seluruh paket hingga lengkap ke dalam memory switch dan melakukan pemeriksaan kesalahan dengan metode CRC (Cyclic Redundancy Check). Waktu yang diperlukan untuk melakukan proses untuk setiap paket Ethernet adalah 1,2 milidetik.
Karena diperlukan memory yang cukup, ada potensi terjadinya latency dalam store and forward switch ini yang disebabkan oleh penuhnya memory yang ada untuk menampung seluruh paket dan tabel dari ntwork address.

Walaupun cara cut through akan mengurangi terjadinya latency, tetapi konsekuensinya, paket data yang rusak juga akan juga sampai ke alamat tujuan. Kebalikannya, hal ini tidak terjadi pada store and forward switch.

Dari kedua cara di atas, ada pula switch yang menggabungkan kedua cara tersebut yang disebut hybrids. Pada saat awal menggunakan cara cut through switching, dan melakukan pemeriksaan CRC, kemudian menghitung jumlah error yang ada.
Jika jumlah error telah sampai pada batas tertentu, switch akan bekerja dengan cara store and forward sampai dengan kondisi jumlah error telah berkurang. Selanjutnya switch akan kembali bekerja dengan cara cut through. Cara termudah untuk mengetahui adanya kemampuan ini adalah dengan melihat ada atau tidaknya keterangan threshold detection atau adaptive switch dalam spesifikasi teknisnya.

hub


<data:blog.title/>

<data:blog.pageName/>hub | hub adalah | pengertian hub | fungsi hub| cara kerjanya


















hub




Hub menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater).
Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.

Sama seperti switch, tetapi perbedaannya adalah hub tidak memiliki faslitas routing. Sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer (broadcast).

Hub adalah istilah umum yang digunakan untuk menerangkan sebuah central connection point untuk komputer pada network.
Fungsi dasar yang dilakukan oleh hub adalah menerima sinyal dari satu komputer dan mentransmisikannya ke komputer yang lain.

Hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal).
Ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yang tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut.

Sebuah hub bisa active atau passive. Active hub bertindak sebagai repeater; ia meregenerasi dan mengirimkan sinyal yang diperkuat. Passive hub hanya bertindak sebagai kotak sambungan; ia membagi/memisahkan sinyal yang masuk untuk ditransmisikan ke seluruh network.Hub adalah central utnuk topologi star dan mengijinkan komputer untuk ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah.

Kapabilitas yang disediakan hub central utnuk topologi star dan mengijinkan computer untuk ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah.

Fungsi tambahan selain sebagai central connection point, hub menyediakan kemampuan berikut:

• Memfasilitasikan penambahan, penghilangan atau pemindahan workstation.
• Menambah jarak network (fungsi sebagai repeater).
• Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda (Ethernet, Token Ring, FDDI).
• Menawarkan feature yang fault tolerance (isolasi kerusakan)
• Memberikan manajemen service yang tersentralisasi (koleksi informasi, diagnostic).

Kekurangannya, hub cukup mahal, membutuhkan kabel tersendiri untuk berjalan, dan akan mematikan seluruh network jika ia tidak berfungsi.


Cara kerja Hub

Pada dasarnya adalah sebuah pemisah sinyal (signal splitter). Ia mengambil bit-bit yang datang dari satu port dan mengirimkan copynya ke tiap-tiap port yang lain. Setiap host yang tersambung ke hub akan melihat paket ini tapi hanya host yang ditujukan saja yang akan memprosesnya. Ini dapat menyebabkan masalah network traffic karena paket yang ditujukan ke satu host sebenarnya dikirimkan ke semua host (meskipun ia hanya diproses oleh salah satu yang ditujukannya saja).

repeater


<data:blog.title/>

<data:blog.pageName/>repeater adalah | pengertian repeater
















repeater



Bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi.
Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.

Digunakan untuk mengatasi keterbatasan (jarak, kualitas sinyal) fisik suatu segmen jaringan.

Dapat juga digunakan untuk menggabungkan beberapa segmen suatu jaringan yang besar (misalnya Ethernet to Ethernet).

Namun dalam membangun jaringan fisik yang besar, perlu diperhatikan bahwa aturan panjang kabel maksimum tidak dapat dilampaui dengan menggunakan repeater ini. Contohnya, kabel coaxial 50 ohm pada Ethernet hanya bisa total sampai 2,3 km dan batasan ini tidak dapat diatasi dengan menggunakan repeater.

Karena bekerja pada physical layer, repeater tidak dapat menghubungkan misalnya antara protokol data link layer yang berbeda (misalnya Ethernet dengan Token Ring). Hal ini disebabkan karena repeater mempunyai bit korespondensi dengan data link atau network layer.

Hub mempunyai fungsi sebagai repeater, oleh karena itu hub kadang juga disebut sebagai multiport/modular repeater.

Harap diperhatikan, penggabungan dua atau lebih segmen network dengan menggunakan repeater akan mengakibatkan seluruh traffic data akan menyebar ke seluruh jaringan, tanpa memandang apakah traffic data tsb diperlukan atau tidak di seluruh jaringan. Jika jumlah station semakin banyak, dan traffic data sangat tinggi, maka beban pada backbone jaringan tentunya akan menjadi berat. Akhirnya kinerja jaringan akan menurun, dan kelambatan akses akan terasa.

Untuk itulah dalam merancang sebuah network, seorang network administrator memerlukan pengetahuan dan antisipatif terhadap beban jaringan yang akan terjadi.

Pengetahuan tentang topologi fisik, logic, manajemen traffic jaringan, jenis dan karakteristik protocol pada masing-masing physical sampai dengan application layer sangat diperlukan.



bridge


<data:blog.title/>

<data:blog.pageName/>bridge | pengertian bridge | funsi | bridge adalah
















bridge




Bridge adalah “intelligent repeater”. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Brigde mampu menentukan tujuan.

Bridge adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan.
Bridge berfungsi untuk menghubungkan dan menggabungkan media jaringan yang tidak sama seperti kabel unshielded twisted pair (UTP) dan kabel fiber-optic, dan untuk menggabungkan arsitektur jaringan yang berbeda seperti Token Ring dan Ethernet. Bridge meregenerate sinyal tetapi tidak melakukan konversi protocol, jadi protocol jaringan yang sama (seperti TCP/IP) harus berjalan kepada kedua segemen jaringan yang terkoneksi ke bridge.
Bridge dapat juga mendukung Simple Network Management Protocol (SNMP), serta memiliki kemampuan diagnosa jaringan.

Bridge secara umum dibedakan atas dua bagian, yaitu: Bridge Lokal dan Bridge Remote. Bridge lokal menghubungkan dua jaringan LAN secara langsung pada area yang sama secara fisik, misalnya bridging pada gedung yang berdekatan. Bridge remote menghubungkan dua jaringan yang secara fisik berjauhan.
Implementasi yang dilakukan biasanya menggunakan kabel telepon dan modem atau perangkat nirkabel (wireless LAN). Perangkat nirkabel yang paling banyak digunakan adalah yang berkerja pada frekuensi bebas ISM (Industrial Scientific Manufacture) 2,4 GHz.
Brigde lokal jauh lebih cepat dan reliable dalam transfer data, selain biaya yang lebih murah dibandingkan Brodge remote.

Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) membagi lapisan link OSI menjadi dua sub-lapisan, yaitu: Media Access Control (MAC) dan Logical Link Control (LLC). Sub-lapisan LLC mengatur frame, alur data, pengecekan error dan pengalamatan (MAC address). Beberapa brigde disebut sebagai MAC-layer bridges perangkat ini menghubungkan antara jaringan yang homogen, misalnya ethernet dengan ethernet.
Jenis bridge lainnya menghubungkan jaringan yang heterogen, misalnya ethernet dengan token-ring.

Bridge hadir dalam tiga tipe dasar yaitu Local, Remote, dan Wireless.

Bridge local secara langsung menghubungkan Local Area Network (LAN). Bridge remote yang dapat digunakan untuk membuat sebuah Wide Area Network (WAN) menghubungkan dua atau lebih LAN.
Sedangkan wireless bridge dapat digunakan untuk menggabungkan LAN atau menghubungkan mesin-mesin yang jauh ke suatu LAN.

Bridge beroperasi mengenali alamat MAC address node asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara automatis membangun sebuah table routing internal.
Table ini digunakan untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan kemampuan penyaringan (filtering).
Setelah mengetahui ke segmen mana suatu paket hendak disampaikan, bridge akan melanjutkan pengiriman paket secara langsung ke segmen tersebut.
Jika bride tidak mengenali alamat tujuan paket, maka paket akan di forward ke semua segmen yang terkoneksi kecuali segmen alamat asalanya. Dan jika alamat tujuan berada dalam segmen yang sama dengan alamat asal, bridge akan menolak paket. Bridge juga melanjutkan paket-paket broadcast ke semua segmen kecuali segmen asalnya.

cara membuat jaringan lan


cara membuat jaringan komputer lan <br /> | membuat jaringan lan




cara membuat jaringan komputer lan


Tutorial Cara Membuat Jaringan Komputer LAN secara sederhana dan mudah
dipahami. Bisa dijadikan sebagai referensi untuk para pelajar yang akan mengikuti uji
komptensi jaringan komputer. LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan
sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu
kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas
komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media
komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.
Kesimpulan dari definis di atas adalah bahwa LAN adalah jaringan dari sejumlah
komputer yang dapat saling berhubungna namun dibatasi oleh lokasi jarak terterntu.
Kalau masalah fungsi sudah pasti, jarigan LAN berfungsi agar komputer dapat
terhubung antara satu komputer dengan komputer yang lain sehingga bisa bertukar
data dan berbagi pakai perangkat keras yang lain.
Untuk membuat sebuah jaringan LAN ada material yang kita butuhkan. Berikut
Peralatan atau material yang dibutuhkan untuk membuat sebuah jaringan komputer
LAN:
1. Dua atau lebih PC
2. Network Card sesuai dg jumlah PC
3. Kabel coaxial atau UTP
4. Hub bila diperlukan
5. Terminator
6. T-Connector
Langkah-langkah Membuat Jaringan Komputer LAN:
1. Sebelumnya anda harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda
gunakan.untuk mengetahui tipe-tipe jaringan komputer silakan anda buka artike saya
terdahulu Mengenal Macam-Macam Topologi Jaringan.
2. Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan kabel disesuaikan dengan
topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan pemilihan network card disesuaikan
dengan slot yang ada pada motherboard anda. Bila board anda punya slot PCI maka
itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI bus lebih cepat dalam transfer data.
3. Bila anda menggunakan tipe bus maka pada masing-masing komputer harus anda
pasang T-Connector yang memiliki dua input. Dan pada komputer yang hanya
mendapat 1 input pada input kedua harus dipasang terminator kecuali bila anda
membuat jaringan berbentuk circle(lingkaran) dimana semua komputer mendapat 2
input. Misalnya komp1,komp2,komp3 berjajar maka t-conncector pada komp1 kabel ke komp3. Sedangkan komp3 dipasang kabel dr komp2 dan terminator.
4. Bila anda memilih tipe star maka masing-masing kabel dari komputer dimasukkan
ke dalam port yang tersedia di hub. Dan bila anda ingin menghubungkan hub ini ke
hub lainnya anda gunakan kabel UTP yang dimasukkan ke port khusus yang ada pada
masing-masing hub.
Langkah selanjutnya dadalah sebagai berikut :
1. Pilih Sistem Operasi yang sesuai, Mis : Windows atau Linux
2. Persiapkan Komputer Server yang memadai, sesuai dengan jumlah klien.
3. Pilih Jenis Jaringan, Mis: Jaringan Kabel atau Wireless.
Alat – Alat yang dibutuhkan dalam membuat jaringan LAN :
1. PC Server
2. OS (Operating System)
3. Lan Card (untuk jaringan kabel) atau Card WLAN (U/ Wireless)
4. Kabel UTP Cat 5 (u/ jaringan Kabel)
5. Access Point (U/ Jaringan Wireless)
6. Switch atau Hub (u/ Jaringan Kabel)
7. RJ 45 (u/ jaringan kabel)
8. Pemotong kabel / Crimping Tool (u/ jaringan Kabel)
9. Tester kabel (u/ Jaringan Kabel)
Langkah terakhir adalah setting control panel network conection
1. Setting network connection di controlpanel>networkConection
2. Klik kanan local Area Conection pilih properties
3. Pilih TAB General pilih internet protocol (TCP/IP) pilih prporties
4. Pilih use the following Ip adress
5. Masukan IPadress : 192.168.0.1 subnet mask : 255.255.255.0
6. pilih OK
7. Klik kanan mycomputer pilih properties
8. pilih TAB ‘Computer Name’ pilih tombol ‘change’
9. di member of pilih ‘workgorup’isi apasaja misal ‘SEMICO’
10. Isi ‘Computer Name’ apasaja misal ‘User 1′
11. Pilih ‘OK’ atomatis windows merestart
12. Lakukan hal demikian di komputer lain dengan syarat
‘Computer Name’ harus berbeda dan Ip address harus berbeda yang
lainya harus sama, misal dikomputer lain ‘computer name’ di isi ‘user 2′
dan ip addressnya : 198.168.0.2 untuk ip adress yang harus berbeda
cuma digit terakhir yang lainya harus sama. Digit terakhir pada nomor IP
address yaitu nomor untuk mengidentifikasi alamat sebuah komputer.

cara pakai pasword di ms.word

<data:blog.title/> <data:blog.pageName/>cara pake pasword di ms.word |pake pasword di dokumen ms.word | pasword dokumen

Cara memberi password pada file Ms.word




Trik ini akan kita bahas dengan menggunakanMicrosoft Word 2007.Jikalau kita mempunyai sebuah file dokument dan kita ingin mem-protect file tersebut, sehingga nantinya file dokument itu hanya bisa dibuka menggunakan Password. Tapi bagaimana jika tidak mengetahui passwordnya? Yah berarti tidak bisa dibuka dong. Cara ini cukup ampuh untuk melindungi file anda yang diletakkan dalam komputer kantor atau komputer yang dipakai beramai-ramai, jadi seseorang tidak bisa seenaknya meng-edit dokument anda. Mari kita langsung kepada tahap pembahasannya.
1. Buka Microsoft Word 2007.
2. Mulai lah mengetik.. (Jika sudah ada ketikan pada file yang akan di beri password, cukup klik kanan > Open With > Microsoft Word 2007 )
3. Klik Lambang


Pada Microsoft Word 2007.
4. Kemudian pilih Prepare > Encrypt Document.


5. Nantinya akan muncul jendela baru untuk mengetikkan password ( lihat gambar dibawah ini).

1. Re-Enter Password = Ketikkan Password yang sama. Sekarang jika kamu save file dokument kamu, maka secara otomomatis file tersebut akan meminta password yang tadi kamu buat, dan bila orang yang membuka file dokumen tersebut tidak mengetahui password nya, maka hasilnya akan terlihat seperti gambar dibawah ini.

cara pasang recycle bin pada flashdisk


<data:blog.title/>

<data:blog.pageName/>pasang Recycle Bin Pada Flashdisk | Membuat Recycle Bin Pada Flashdisk


















cara pasang recycle bin pada flashdisk



Membuat Recycle Bin Pada Flashdisk. Pada Windows, kita mengenal adanya fasilitas Recycle Bin. Recycle Bin berfungsi untuk menampung file-file yang telah kita hapus dari komputer. Fungsi ini bertujuan untuk mengantisipasi akibat ketidaksengajaan kita dalam menghapus suatu file atau folder dari komputer dan dengan fasilitas Restore kita dapat mengembalikan file/folder tersebut seperti sedia kala. Dan apabila kita sudah benar-benar ingin menghapusnya, kita dapat menghapusnya secara permanen dengan cara mengklik delete dariRecycle Bin tersebut.

Seperti yang kita ketahui, Recycle Bin ini hanya menampung file-file / folder-folder yang dihapus dari unremovable drive atau harddiskyang terpasang pada komputer. Sedangkan file-file / folder-folder yang dihapus dari removable drive -- seperti flashdisk – tidak ditampung pada Recycle Bin alias akan dihapus secara permanen. Itu artinya file-file yang telah dihapus dari flashdisk atau unremovabledrive lainnya (baik sengaja maupun tidak), kita tidak dapat me-restore-nya kembali.

Namun demikian, jika menghendaki, kita dapat membuat semacamRecycle Bin pada Flashdisk seperti Recycle Bin pada Windows. Sehingga apabila kita menghapus suatu file/folder dari flashdisk maka file/folder tersebut tidak akan langsung dihapus secara permanen namun akan ditampung terlebih dahulu pada Recycle Bin tersebut. Jika kita sudah benar-benar tidak membutuhkannya maka kita dapat menghapusnya secara permanen dari Recycle Bin tersebut.

Untuk membuat Recycle Bin pada Flashdisk, kita hanya membutuhkan sebuah software yang namanya iBin yang dapat kita peroleh secara gratis alias freeware.

Untuk menggunakan software ini, ikuti langkah-langkahnya berikut ini.


Pertama, silakan untuk melakukan download software Ibin KLIK DISINI.

Kedua, ekstrak file-nya kemudian copy file-nya pada flashdisk

Ketiga, jalankan file iBin dengan mengklik double. Pada jendela konfirmasi yang muncul, klik OK kemudian klik OK lagi pada jendela konfirmasi yang kedua.






Keempat, setelah itu, folder iBin akan terbentuk secara otomatis pada flashdisk. Folder iBin inilah yang akan menampung file-file yang kita hapus.




Kelima, pada setiap kali kita melakukan penghapusan file/folder maka kita akan mendapati jendela konfirmasi, seperti gambar di bawah ini.




Jika kita ingin menghapusnya secara permanen, klik “Erase it”
Jika kita ingin menampungnya terlebih dahulu pada folder iBin, klik “Dump into iBin”. Dengan memilih opsi ini, maka jika suatu saat kita masih membutuhkan file tersebut maka kita masih dapat mengembalikannya (me-restore-nya).

Keenam, kita dapat melihat file-file yang ditampung pada iBin dengan cara mengklik folder iBin pada flashdisk kita.

Ketujuh, kita juga dapat mengelola file-file yang ditampung pada folder iBin melalui Dumping Management yang dapat diakses dengan cara mengklik icon iBin yang ada pada tray icon.




Kedelapan, untuk benar-benar menghapusnya, lakukan seleksi file-file yang akan dihapus kemudian klik “Clear Data Selected”. Untuk me-restore-nya kembali, lakukan seleksi file-file yang akan dikembalikan kemudian klik “Recycle Data Selected”.

sejarah komputer

<data:blog.title/> <data:blog.pageName/>sejarah komputer

sejarah komputer

Sejarah Komputer Generasi ini dimulai dengan dibuatnya sebuah mesin yang bernama ENIAC yang merupakan singkatan dari Electronic Numerical Integrator and Computer, yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania . Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW. Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dn John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer digital pertama. Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuh memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut. Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952. Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dn silinder magnetik untuk penyimpanan data. Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi ke-dua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery- Rand membuat komputer bernama LARC. Komputerkomputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi ke-dua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner. Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi ke-dua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer- komputer generasi ke-dua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi ke-dua untuk memproses informasi keuangan. Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata- kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi ke-dua ini. Walaupun transistor dalam banyak hal mampu mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ke-tiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer. Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas, yaitu untuk mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dn mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor. Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram. Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam. Mendefinisikan komputer generasi ke-lima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi ke- lima adalah komputer dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), komputer yang dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri. Walaupun mungkin realisasi komputer ini masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertia manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung. Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi semkain memungkinkan pembuatan komputer generasi ke-lima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi. Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi ke-lima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi ke-lima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.

cara merakit komputer

<data:blog.title/> <data:blog.pageName/>cara merakit komputer | merakit komputer

cara merakit komputer

Tahapan - Tahap Merakit Komputer 1. Pastikan semua peralatan dan bahan yang akan dirakit sudah disiapkan. 2. Selanjutnya sebelum mulai merakit, kita akan melakukan checking pada MainBoard. Caranya : Pasang Processor pada Socket Processor yang ada di MainBoard (perhatikan tandanya), sambungkan MainBoard dengan Power Supplay, pasang juga speakernya. Setelah itu coba dihidupkan. Bila dari speaker keluar suara beep yang berulang-ulang, artinya MainBoard masih sehat. 3. Kemudian kita akan mencocokkan lobang / tempat baut pada MainBoard dengan tempat baut yang ada pada Cashing. Perhatikan lubang mana saja yang bisa kita gunakan nanti untuk membaut MainBoard pada Cashing. Setelah itu pasang MainBoard dan pastikan semua baut sudah dikencangkan. 4. Selanjutnya pasang RAM ( pasang juga VGA Card untuk MainBoard yang VGA nya tidak ON Board ), lalu hubungkan dengan monitor. Coba hidupkan, perhatikan apakah spesifikasi RAM dan juga Clock Processor sudah sesuai dengan spesifikasi yang tertera pada Box-nya ? 5. Jika semua sudah beres, baru kemudian di pasang perangkat lainnya seperti Hardisk, Floppy Disk, CD ROM, LAN Card dan lain sebagainya. 6. Setelah terpasang semua coba hidupkan lagi, bila tidak ada masalah, bisa dilanjutkan dengan proses instalasi. • Bila anda merakit komputer sendiri perhatikan betul batas GARANSI-nya, sebelum batas Garansi habis, jangan sekali-kali membuang Box tempat peripheralnya seperti Kotak Ram, Box MainBoad, VGA dan lain sebagainya. Contoh Permasalahan yang sering terjadi pada Komputer. 1. Pada saat Booting, komputer menampilkan tulisan “ CMOS check sum error “ . Ini menandakan bahwa batu baterai BIOS nya sudah low. Penyelesaiannya dengan mengganti baterai BIOS sesuai dengan ukuran aslinya. 2. Komputer tidak menampilkan apa-apa sewaktu dihidupkan, tidak ada suara yang keluar dari speaker. Coba periksa kabel yang menghubungkan antara VGA dengan monitor. Jika tidak ditemukan adanya kerusakan, kemunkinannya adalah VGA Cardnya yang rusak. 3. Komputer mengeluarkan suara beep berulang-ulang sewaktu dihidupkan. Periksa RAM nya, mungkin ada debu / kotoran, coba di lepas dan dibersihkan, lalu di pasang kembali. Jika masih sama, ganti RAM nya. 4. Saat dihidupkan, indikator HarDisk menyala terus. Kemungkinan HarDisk sudah terkena BAD Sector pada Sector nol nya. Jika belum begitu parah, masih bisa di Low Level Format, setelah itu di partisi dan di format, kemudian coba discandisk dengan surface check 5. Komputer menampilkan pesan DISK BOOT FAILUR OR NON SYSTEM ON DISK Ini menandakan pada Disk tidak terdapat system untuk di load ke RAM, atau HarDisk belum di set menjadi active pada waktu melakukan partisi. 6. Saat melakukan proses format pada disket, muncul pesan “ Invalid Media or Track 0 Bad “ Artinya disket nya sudah rusak di sektor 0 nya. Coba perhatikan pada bagian dalam disket, apakah sudah ada goresan di sana. Bila sudah artinya disket itu sudah rusak. 7. Komputer bisa loading sampai ke lingkungan Windows, tapi tampilannya pecah-pecah jika di set ke high ataupun true colour Ini menandakan VGA Card sudah tidak mampu untuk menampilkan warna dan resolusi maksimum. 8. Saat mencoba membaca isi suatu disket, komputer menampilkan pesan General Failur Reading Drive A, ini bisa disebabkan karena Head pada Floppy Disk Drive kotor, atau sudah aus. Coba dibersihkan dulu dengan menggunakan Floppy Disk Cleaner, jika hasilnya sama saja, berarti Head-nya memang sudah aus dan harus diganti. 9. Pertama kali dihidupkan tampilan pada layar monitor kabur. Ini menandakan bahwa pengatur Focus pada FlyBack monitor sudah tidak bagus, biasanya penyelesaiannya dengan di cangkok. 10. Tampilan pada monitor lama-kelamaan semakin tidak jelas ( kabur ). Sama dengan No. 9. 11. Monitor tidak menampilkan warna tertentu. Ini menadakan ada masalah pada rangkaian RGB di dalam monitor. 12. Kadang-kadang monitor mati sendiri, atau susah sewaktu dihidupkan. Biasanya ada solderan yang lepas pada bagian Power Supply-nya ataupun pada bagian Horizontal-nya. 13. Cara Melakukan Testing Peripheral Komputer 1. MainBoard Pasang Processor pada Socket-nya, perhatikan tanda / pin nomor 1. Stelah itu sambungkan dengan power supplay, jangan lupa pasang speakernya. Coba hidupkan, bila dari speaker keluar suara beep berulang-ulang, artinya MainBoard masih bagus. 2. Processor Pasang processor pada Socket Processor di MainBoard, RAM dan juga VGA Card jika belum ON Board. Setelah itu sambungkan dengan monitor dan coba hidupkan, perhatikan tampilan di layar monitor. Perhatikan apakah clock untuk processor sudah sesuai dengan yang tertera pada Box-nya. 3. RAM Hampir sama dengan cara melakukan test pada Processor hanya saja yang diperhatikan adalah pada saat komputer melakukan check pada RAM. Apakah kapasistas RAM sudah sesuai dengan yang tertera pada Box-nya ? Jika komputer tidak melakukan test RAM ( komputer langsung menampilkan kapasitas RAM tersebut ), ini merupakan tanda bahwa sebentar lagi RAM nya akan mati. Bila masih garansi segera tukarkan RAM nya. 4. VGA Card Untuk melakukan test pada VGA Card, terlebih dahulu harus terinstall sebuah system operasi dan juga driver untuk VGA sudah terinstall. Lakukan test dengan cara memaksimalkan setting untuk Display Adapter ( perhatikan kemampuan monitor untuk melakukan test ini ), jika masih bisa di set ke setting maksimum, artinya VGA nya masih baik. 5. LAN Card Pertama kita harus memeriksa apakah Sistem Operasi sudah mengenal dan menginstall Driver untuk LAN Card atau belum. Jika belum, kita harus menginstal drivernya terlebih dahulu. Setelah selesai barulah kita setting IP untuk LAN Card tersebut. Caranya : klick kanan pada icon Network Neighborhood, pilih Properties. Isikan IP Addressnya, misal 192.168.0.1 dan Sub Net Masknya 255.255.255.0, setelah itu buka MS DOS Prompt dan coba ping ke alamat IP yang kita ketik tadi ( ping 192.168.0.1 ). Bila berhasil, maka LAN Card bisa digunakan. Tapi bila layar menampilkan tulisan “ Request Time Out ”, maka LAN Card sudah tidak dapat digunakan lagi. 6. Sound Card Pertama kita harus menginstall driver untuk Sound Cardnya bila Sistem Operasi belum mengenal Sound Card kita. Setelah driver terinstall, seharusnya Sound Card sudah dapat berfungsi dengan baik. 7. Hardisk Cara melakukan test yaitu dengan cara mempartisi hardisk tersebut dengan fdisk. Perhatikan betul prosesnya, bila ada masalah pada saat partisi, kemungkinan hardisk tersebut sudah mulai Bad Sector. Selanjutnya adalah melakukan proses format hardisk. Setelah selesai, bisa dilakukan check dengan menggunakan Scandisk ataupun Norton Disk Doctor untuk memeriksa hardisk tiap sectornya. Hardisk yang sudah mulai rusak, biasanya akan menimbulkan kesalahan pada FAT ataupun Directory Structur-nya. 8. FDD ( Floppy Disk Drive ) Sebelum melakukan test pada FDD, pastikan bahwa konfigurasi di BIOS untuk FDD sudah benar. Cara melakukan testnya : masuklah ke DOS Prompt, dari sana berikan perintah untuk memformat disket dengan option /s (untuk menambahkan system pada disket yang diformat). FDD yang masih baik, pada waktu melakukan proses format dan transfer system, tidak menimbulkan suara yang terlalu keras. Bila FDD menimbulkan suara pada waktu proses format, ini menandakan bahwa FDD tersebut Head-nya sudah mulai aus. 9. CD ROM Untuk melakukan test terhadap CD ROM biasanya dilakukan dari lingkungan Windows, dengan mencoba CD ROM untuk membaca sebuah disc. CD ROM yang masih baik, tidak memerlukan waktu yang lama untuk menginisialisasi disc pada waktu pertama kali disc tersebut di masukkan ke dalam CD ROM, kecuali kalau disc-nya sudah cacat atau kotor. Coba juga untuk menguji kecepatan transfer data dari CD ROM dengan cara mengkopikan data yang ada pada CD ROM ke Hardisk. Jika ada masalah, misalnya transfer data mulai melambat di bandingkan dengan saat awal mengkopi data, ada dua kemungkinan. Yang pertama adalah optiknya yang sudah lemah, yang kedua ialah optik yang kotor. Coba dibersihkan dengan Optic Cleaner, jika hasilnya sama saja, berarti optiknya memang sudah lemah. 10. Monitor Untuk melakukan test pada monitor, anda harus punya sebuah CPU dengan spesifikasi standar dan VGA Card yang mampu untuk menampilkan resolusi tinggi ( minimal 800 untuk monitor Digital ).◊ untuk monitor Analog dan 1280 x 1024 ◊x 600 Cara melakukan test yaitu dengan mensetting resolusi pada batas 30 menit untuk monitor±maksimal kemampuan monitor. Nyalakan selama ( 2 jam untuk monitor baru ). Bila tampilan pada monitor tidak±2nd dan berubah, maka monitor masih layak pakai. 11. Power Supplay Untuk melakukan test pada power supplay, dapat dilakukan dengan menggunakan Multi Tester. Arahkan switch penunjuk yang terdapat pada multi tester ke angka 50 pada bagian DC Volt. Colok yang berwarna merah untuk sumber positif dan yang berwarna hitam untuk ground. Referensi Tegangan : Untuk Power Supplay AT : Warna Kabel Voltase Hitam Ground Merah 5 V Kuning 12 V Untuk Power Supplay ATX : Warna Kabel Voltase Hitam Ground Merah 5 V Kuning 12 V Biru - 12 V Abu-abu - 5 V Oranye OK (power good) Jika dalam pengukuran terdapat selisih tegangan yang lebih dari 0.5 Volt (baik lebih maupun kurang), maka power supplay tersebut perlu di perbaiki atau diganti.

vga

<data:blog.title/> <data:blog.pageName/>vga sejarah dan devinisi serta cara kerjanya

vga

Definisi dan Sejarah VGA VGA adalah singkatan dari Video Graphics Array. Disebut sebagai array ‘susunan; jajaran’ alih-alih adapter karena sejak awal diproduksinya, ia diimplementasikan sebagai satu chip. Ini dikenal dengan istilah ASIC (A Single Chip). Chip VGA menggantukan chip-chip Motorola 6845 dan lusinan chip-chip lainnya yang dulu menutupi penuh seluruh papan ISA pada kartu grafis MDA, CGA, dan EGA. Implementasi satu chipnya juga memudahkan para pembuat motherboard untuk menanamkan chip tersebut di motherboard-motherboard produksi mereka. Inilah yang menyebabkan dimulainya tren VGA on-board. Di Indonesia, tren VGA onboard mungkin baru dimulai pada masa-masa kejayaan motherboard untuk platform Pentium IV dan AMD K6. Kini, chip-chip VGA onboard dapat ditemukan di hampir semua motherboard modern. Tren VGA onboard dipicu karena faktor praktis dan ekonomis yang ditawarkannya. Dengan hanya membeli motherboard, konsumen tak perlu lagi membeli kartu grafis yang harganya bisa hingga setengah harga motherboard. Selain itu, pengguna tidak perlu melakukan instalasi hardware tambahan lagi. VGA juga menjadi istilah untuk standar konektor keluaran (output) dari komputer (via kartu grafis atau motherboard) ke monitor. Standar analog ini diimplementasikan pada akhir tahun 1980-an ketika VGA pun mulai menjadi standar. Output ini dispesifikasikan untuk monitor-monitor tabung (sinar katoda) atau CRT. Maka dari itu, konektor tersebut dikenal hingga sekarang sebagai VGA connector. Ada beberapa masalah umum yang dijumpai pada mode koneksi ini seperti electrical noise, image distortion, dan sampling error. Meskipun begitu, karena telah luasnya penggunaan PC IBM yang membawa standar grafis ini, VGA akhirnya tetap menjadi standar. Spesifikasi VGA Standar 256 KB Video RAM. Mendukung mode 16-warna dan 256-warna. 262.144 nilai palet warna (enam bit untuk setiap nilai merah, hijau, dan biru). Master clock yang dapat dipilih, antara 25,174 MHz atau 28,322 MHz. Maksimum 800 piksel horizontal. Maksimum 600 baris (piksel vertikal). Refresh rate hingga 70 Hz. Vertical blink interrupt. Mendukung hardware smooth scrolling. Mendukung mode split screen. VGA Sebagai Standar Resolusi Tampilan Istilah VGA juga dikenal sebagai suatu standar resolusi tampilan komputer. Standar ini jelas berhubungan dengan keberadaan VGA itu sendiri sebagai chip pengolah grafis yang menjadi standar ada PC IBM yang populer. Seiring perkembangan teknologi, para pembuat display atau monitor mampu membuat tampilan yang lebih luas dan lebih baik. Ini jelas membuat VGA lamakelamaan mulai terasa kekurangannya. Display VGA standar hanya mampu mendukung resolusi maksimal 640 x 480 piksel. Ini menyebabkan resolusi VGA akan tidak optimal jika diterapkan pada tampilan-tampilan khusus seperti yang bermodus wide screen atau memiliki ukuran diagonal lebih dari 15 inci. Berikut ini adalah beberapa graphics array lain yang teknologinya diturunkan dari VGA, namun mendukung resolusi yang lebih atau berbeda dari VGA. WVGA, singkatan dari Wide Video Graphics Array, adalah resolusi display yang mendukung ukuran 800 x 480, 848 x 480, atau 854 x 480 piksel. Resolusi ini dulu umum ditemukan pada proyektor LCD dan kini dapat ditemukan pada hand-held internet devices seperti Netbook dan MID. SVGA dan WSVGA adalah perkembangan lebih lanjut dari VGA. Resolusi SVGA adalah 800 x 600 piksel sehingga disebut sebagai Super VGA. WSVGA adalah varian SVGA untuk tampilan bermodus widescreen dengan resolusi 1024 x 576 atau 600 piksel. XGA adalah singkatan dari Extended Graphics Array. Singkatan ini menggunakan X alih-alih E karena EGA merujuk pada adapter video lama dengan teknologi berbeda. Resolusi XGA adalah 800 x 600 piksel (yang mampu menampilkan 65.536 warna) dan 1024 x 768 piksel. WXGA adalah singkatan dari Wide eXtended Graphics Array. Ini adalah varian resolusi dari XGA yang dikhususkan untuk tampilan bermodus widescreen. Ada beberapa resolusi yang dapat dikelaskan sebagai WXGA, antara lain 1280x 720, 1280 x 768, 1280 x 800, 1360 x 768, dan 1366 x 768 piksel. Ukuran-ukuran tersebut umum ditemukan pada monitor LCD dengan format widescreen dan berukuran diagonal tak lebih dari 16 inci. Cara Kerja VGA Card Kartu grafis atau VGA card merupakan komponen yang bertugas menghasilkan tampilan secara visual dari komputer. Hampir seluruh program menghasilkan keluaran visual dan VGA card adalah perangkat lunak yang mengluarkan perintah kepada monitor untuk menampilkan keluaran visual yang bisa kita lihat. Sebuah komponen dari sebuah sistem pada umumnya berupa kartu ekspansi yang menghasilkan citra 2 dimensi atau 3 dimensi pada layar monitor. VGA card sebagai salah satu komponen penting dari PC selain CPU dan harddisk, dapat mengubah bilangan binari satu dan nol dari hasil komputasi menjadi sebuah citra sehingga para pengguna bisa berinteraksi melalui layar monitor. Artinya, para pengguna komputer tidak dapat mengopersaikannya tanpa bantuan VGA card ini. VGA card mampu menangani semua kalkulasi citra 2D dan 3D, melakukan rendering, serta mengambil alih tugas-tugas berat tersebut dari CPU. Harga dari VGA card yang berkualitas adalah 300 dolar. Chipset grafis terbaru dapat meningkatkan kinerja VGA card dan biasanya para vendor merilis chipset baru seriap 6-12 bulan sekali. Citraan atau gambar yang kita lihat di layar monitor adalah hasil dari mengambil rute yang kompleks di dalam PC. Jika aplikasi yang dijalankan ingin menghasilkan sebuah citra, ia akan meminta pertolongan kepada bagian dari sistem operasi yang terhubungkan dengan VGA card (disebut interface driver grafis). Sebagai respon, driver grafis- software yang berfungsi sebagai penghubung OS (operating system atau sistem operasi) dan VGA card mendengarkan instruksi yang diberikan baik dari OS atau dari aplikasi. Selanjutnya, mengambil data digital yang diperlukan dan mengkonversiknnya menjadi sebuah format yang dipahami oleh VGA card tersebut. Tip Memilih VGA Card Untuk mengetahui jenis dan kecepatan sebuah VGA, lihatlah jenis RAM VGA (DDR1,2,3). DDR2 kecepatanya bisanya antara 400 sampai 800 MHZ. DDR3 kecepatanya biasanya antara 1000 sampai 1800 MHZ. DDR4 kecepatannya biasanya antara 1800 sampai 2200 MHZ. DDR5 kecepatanya biasanya antara 3 GHz sampai 4 GHZ (hanya dipakai oleh VGA ATI RADEON HD4870). Jadi, VGA yang memakai jenis DDR lebih besar, maka VGA tersebut akan lebih cepat. Sementara itu, cara untuk mengetahui sebuah kecepatan VGA bisa dilihat dari Bandwith (kecepatan sebuah VGA dalam mentransfer data dalam satu detik) yang dihasilkan. Kemudian, kita harus melihat BIT pada VGA untuk membandingkan sebuah VGA. BIT pada VGA merupakan lebar jalur data yang dipunyai oleh sebuah VGA. Setelah itu, lihatlah Memory Lock VGA tersebut. Cara Kerja VGA Gambar yang Anda lihat pada monitor sebenarnya tersusun titik-titik kecil yang bergabung. Titik-titik kecil itu biasa disebut dengan pixel. Pada setting resolusi umumnya, sebuah layar terdiri atas jutaan pixel dan komputer akan menentukan apa yang harus dilakukan dengan setiap pixel tersebut untuk membentuk sebuah gambar. Lalu apa hubungannya denganVGA? Untuk melakukannya, komputer membutuhkan sebuah translator, sebuah alat yang membawa data binary dari CPU dan mengubahnya menjadi gambar seperti yang Anda lihat. Meskipun komputer memiliki kemampuan membangun grafik yang tertanam pada motherboard, proses translasi tersebut berlangsung pada Video Graphic Card (VGA Card). VGA Card - Kartu Grafis Pintar Bingung apa itu VGA. Baiklah, bayangkan sebuah komputer sebagai sebuah perusahaan dengan departemen-departemen keseniannya tersendiri. Ketika orang-orang dalam perusahaan tersebut menginginkan sebuah karya seni, mereka mengirimkan permintaan pada departemen kesenian. Departemen kesenian memutuskan cara untuk menciptakan gambar dan kemudian menggoreskannya di atas kertas. Hasil akhirnya adalah ide seseorang menjadi nyata, menjadi gambar yang dapat dilihat dan dapat dinikmati. VGA Card bekerja dengan prinsip yang sama pula. CPU, bekerja sama dengan software aplikasi, mengirimkan informasi tentang image pada VGA Card. VGA Card memutuskan bagaimana untuk menggunakan pixel-pixel pada layar untuk menciptakan gambar. Kemudian, mengirimkan informasi tersebut pada monitor melalui kabel. Penciptaan sebuah gambar dari binary data merupakan sebuah proses permintaan. Untuk membuat sebuah gambar 3-D, VGA Card awalnya menciptakan sebuah frame garis lurus. Kemudian, melakukan proses rasterpada gambar. Juga menambahkan cahaya, tekstur dan warna. Untuk game-game yang memerlukan kecepatan, komputer harus melalui proses ini kira-kira enam puluh kali per detik. Tanpa bantuan VGA Card, komputer akan mengalami beban kerja yang berlebihan. VGA Card menyelesaikan tugas ini menggunakan empat komponen utama: Koneksi motherboard untuk data dan daya. Prosesor untuk memutuskan apa yang harus dilakukan dengan setiap pixel pada layar. Memory untuk menyimpan informasi mengenai setiap pixel dan sebagai tempat penyimpanan sementara gambar-gambar yang telah selesai. Koneksi monitor sehingga Anda bisa melihat hasil akhirnya. GPU seperti motherboard, VGA Card merupakan sebuah papan sirkuit yang menjadi rumah bagi prosesor dan RAM. VGA Card juga memiliki chip(BIOS) sistem input/output, yang menyimpan pengaturan kartu dan menampilkan diagnosa pada memory, input dan output pada saat startup. Proses VGA Card, disebut dengan unit pemproses grafik (Graphic Processing Unit – GPU) mirip dengan CPU komputer. Sebuah GPU, dirancang khusus untuk menampilkan kalkulasi geometrik dan matematika komplek yang dibutuhkan untuk perenderan grafik. Pada VGA, beberapa GPU tercepat memiliki lebih banyak transistordibandingkan CPU rata-rata. Sebuah GPU menghasilkan lebih banyak panas, sehingga GPU biasanya diletakkan di bawah penyerap panas atau sebuah kipas. Selain untuk menambah kekuatan pemprosesan, sebuah GPU dalam konteks VGA menggunakan pemprograman khusus untuk membantunya menganalisis dan menggunakan data. ATI dan nVidia merupakan produsen umum yang memproduksi GPU, dan kedua perusahaan tersebut telah mengambangkan peningkatan pada performa GPU produk mereka. Untuk meningkatkan kualitas gambar, prosesor menggunakan: Full scene anti aliasing (FSAA) yang menghaluskan tepi-tepi objek 3-D Anisotropic filtering (AF), yang membuat gambar terlihat lebih tajam. Setiap perusahaan juga mengembangkan teknik-teknik khusus untuk membantu GPU menerapkan warna, bayangan, tekstur, dan pola. Ketika GPU menciptakan gambar, GPU membutuhkan tempat untuk menyimpan informasi dan gambar yang sudah selesai. GPU menggunakan RAM dan VGA Card untuk melakukan tujuan ini, menyimpan data untuk setiap pixel, warna dan tempatnya pada layar. Bagian dari RAM VGA Card juga bisa berfungsi sebagai penyangga frame, yang berarti bahwa GPU menyimpan gambar-gambar yang sudah beres sampai pada saatnya untuk menampilkannya. Biasanya, RAM video beroperasi pada kecepatan sangat tinggi dan dual port, artinya bahwa sistem bisa membaca dari GPU dan menulisnya pada saat yang bersamaan. RAM terhubung langsung dengan konverter dari digital ke analog, yang disebut dengan DAC. Konverter ini, juga disebut dengan RAMDAC, yang menerjemahkan gambar menjadi sinyal analog yang dibutuhkan oleh monitor. Beberapa VGA Card memiliki beberapa RAMDAC, yang bisa meningkatkan performa dan mendukung lebih dari satu monitor. RAMDAC mengirimkan gambar akhir pada monitor melalui sebuah kabel. VGA - Koneksi PCI VGA Card terhubung ke komputer melalui motherboard. Motherboardmenyuplai tenaga listrik pada VGA Card dan menjembatani dengan CPU. VGA Card terbaru sering membutuhkan tenaga listrik yang lebih banyak dibandingkan yang telah disediakan motherboard, sehingga VGA Card juga memiliki hubungan langsung dengan power supply komputer. Hubungan ke motherboard biasanya melalui satu dari tiga interface ini: Peripheral component interconnect (PCI) Advanced graphics port (AGP) PCI Express (PCIe)PCI Express adalah yang terbaru dari ketiganya dan menyediakan kecepatan transfer tercepat di antara VGA Card dan motherboard. PCIe juga mendukung penggunakan dua VGA Card pada komputer yang sama. Sebagian besar VGA Card memiliki dua sambungan ke monitor. Satu sambungan adalah konektor DVI yang mendukung layar LCD, dan sambungan lainnya dalah konektor VGA yang mendukung layar CRT. Beberapa VGA Card memiliki dua konektor DVI. Tetapi konektor DVI tersebut tidak mengesampingkan menggunakan layar CRT. Layar CRT bisa terhubung dengan port DVI melalui sebuah adaptor. Kebanyakan orang menggunakan satu dari dua koneksi monitornya. Orangorang yang memerlukan menggunakan dua monitor bisa membeli VGACard dengan kemampuan dual head, yang membagi gambar di antara dua layar. Komputer dengan dua dual head, PCIe memungkinkan VGA Card secara teoritis mampu mendukung sampai dengan empat monitor. Sebagai penghubung motherboard dan monitor, beberapa VGA Card memiliki koneksi untuk: Tampilan TV: TV – out atau S – video Kamera video analog: VIVo atau video in/video out Kamera digital: Fire Wire atau USB Memilih VGA Card yang Bagus Bagian atas VGA Card sangat mudah untuk diamati. VGA Card memiliki banyak memori dan prosesor yang cepat. Kebanyakan VGA Card kinerja tinggi diilustrasikan atau memiliki kipas atau penyerap panas. Akan tetapi, VGA Card generasi terbaru menyediakan performa lebih dibandingkan kebutuhan kebanyakan orang. Orang-orang yang membutuhkan komputernya hanya untuk email, memproses word atau berselancar web bisa melakukan semuanya dengan dukungan VGA Card biasa yang telah tertanam pada motherboard. VGA Card kelas menengah diperuntukkan untuk sebagai besar pada gamerkelas menengah. Orang-orang yang membutuhkan performa VGA Card generasi terbaru termasuk para penggilan game dan orang-orang yang bekerja banyak dengan grafik 3-D. Sebuah pengukuran dari performa sebuah VGA Card adalah rata-rata per frame, yang diukur dalam frame per detik (FPS). Rata-rata frame menjelaskan seberapa komplit gambaryang bisa ditayangkan oleh VGA Card per detik. Mata manusia bisa memproses kira-kira 25 frame setiap detiknya, akan tetapi game aksi yang cepat membutuhkan rata-rata frame setidaknya 60 frame per detik untuk memberikan animasi dan Komponen-komponen rata-rata frame adalah: Segitiga atau simpul per detik: gambar 3 dimensi tersusun atas segitiga, atau polygon. Pengukuran ini menjelaskan seberapa cepat GPU bisa menghitung keseluruhan polygon atau simpul yang bisa menjelaskannya. Pada umumnya, juga menjelaskan seberapa cepat VGA Card bisa membangun sebuah gambar wire frame. Rata-rata pixel: pengukuran ini menjelaskan seberapa banyak GPU bisa memroses dalam satu detik, yang menerjemahkan seberapa cepat GPU bisa meraster gambar.Hardware VGA Card secara langsung berpengaruh pada kecepatannya. Karena spesifikasihardware inilah yang berpengaruh pada kecepatan kartu dan unit yang diukur: GPU clock speed (MHz) Ukuran bus memori (bits) Jumlah memori yang tersedia (MB) Memory clock rate (MHz) Memory bandwitch (GB/s) Kecepatan RAMDAC (MHz) CPU komputer dan motherboard juga memainkan peranan, ketika sebuah VGA Card yang sangat cepat tidak bisa mengimbangi ketidakmampuanmotherboard untuk mengantarkan data dengan cepat. Demikian pula, koneksi VGA Card ke motherboard dan kecepatannya yang mendapatkan instruksi dari CPU berpengaruh pada kinerjanya.

hardisk

<data:blog.title/> <data:blog.pageName/>apa itu hardisk | hardisk adalah? | pengertian hardisk

pengertian hardisk

Hard disk merupakan salah satu media penyimpan data pada komputer yang terdiri dari kumpulan piringan magnetis yang keras dan berputar, serta komponen-komponen elektronik lainnya.hardisk juaga ada Hardisk eksternal dan hardisk internal, Hard disk menggunakan piringan datar yang disebut dengan platter, yang pada kedua sisinya dilapisi dengan suatu material yang dirancang agar bisa menyimpan informasi secara magnetis. Platter-platter tersebut disusun dengan melubangi tengahnya dan disusun pada suatu spindle. Platter berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi yang dikendalikan oleh spindle motor yang terhubung pada spindle. Alat elektromagnetik baca tulis khusus yang bernama head terpasang pada slider dan digunakan untuk menyimpan informasi ke dalam piringan atau membacanya. Slider terpasang di atas arm, yang kesemuanya terhubung secara mekanis pada suatu kumpulan tunggal dan tersambung pada permukaan piringan melalui suatu alat yang disebut dengan actuator. Selain itu ada juga logic board mengatur aktifitas komponen-komponen lain dan berkomunikasi dengan PC. Setiap permukaan pada satu platter bisa menampung sekitar sepuluh milyar bit data yang diorganisasikan pada suatu “potongan” yang lebih besar dengan alasan kemudahan, dan memungkinkan pengaksesan informasi dengan lebih mudah dan cepat. Setiap platter memiliki dua head, satu di atas dan satu lagi di bawah, sehingga hard disk dengan dua platter memiliki empat permukaan dan empat head. Setiap platter menyimpan informasi dalam lingkaran-lingkaran yang disebut dengan track. Kemudian tiap track “dipotong-potong” lagi menjadi beberapa bagian yang disebut dengan sector, yang mana masing-masing sector menampung informasi sebesar 512 bytes. Seluruh hard disk harus dibuat dengan tingkat presisi yang sangat tinggi karena komponen-komponennya berukuran sangat kecil. Bagian terpenting dari hard disk harus ditempatkan pada suatu tempat yang tidak bisa dimasuki udara untuk memastikan tidak ada benda asing yang masuk dan menempel pada permukaan platter yang bisa menyebabkan kerusakan head. Platter Platter (sering disebut juga dengan “disks” atau “discs”) terdiri dari dua bahan: benda padat yang membentuk platter itu sendiri dan zat magnetis yang membungkus platter, yang digunakan untuk menyimpan data. Nama “hard disk” itu sendiri sesungguhnya didapatkan dari sifat platter yang keras jika dibandingkan dengan “platter” yang dimiliki disket (floppy disk) atau media lainnya yang fleksibel. Dikarenakan platter adalah bagian yang digunakan untuk menyimpan data, maka kualitasnya harus benar-benar baik. Tiap permukaan platter benar-benar dibuat dan diperlakukan dengan sangat tepat (melalui mesin tentunya) untuk menghindari cacat, serta hard disk itu sendiri dibuat pada suatu ruangan yang bersih (“clean room”) untuk menghindari partikel-partikel asing menempel pada platter pada saat pembuatannya. Ukuran dari platter adalah hal utama yang menentukan ukuran hard disk secara keseluruhan, yang juga sering disebut dengan form factor. Setiap hard disk diproduksi dengan berbagai jenis form factor yang standar, diantaranya 5.25-inchi, 3.5-inchi, 2.5-inchi, PC Card dan CompactFlash.

cara merawat komputer

<data:blog.title/> <data:blog.pageName/>cara merawat komputer | perawatan komputer

cara merawat komputer

Langkah I: Kenali sistem Anda Langkah pencegahan pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat inventori sistem komputer. Informasi tersebut diperlukan saat Anda hendak memperbaiki atau menyervis komputer. Mulailah dengan mencatat nomor seri dan nomor model. Catatan ini berguna bagi manufaktur untuk menentukan jenis komponen yang ada dalam sistem Anda. Bila Anda telah menambahkan suatu komponen, sebutkan model dan nomor versinya. Anda juga mesti mengenal konfigurasi sistem secara detail. Pada komputer-komputer berbasis Windows, hal ini berarti mengopi dan mencetak beberapa file sistem penting yang akan berguna ketika timbul masalah dan Anda memerlukan bantuan seorang teknisi. Cara yang paling sederhana untuk mengamankan file konfigurasi sistem adalah dengan menjalankan program Sysedit. Kalau memakai Windows 95, jalankan Windows Explorer dan kliklah subdirektori System pada direktori Windows di dalam hard disk. Klik dua kali file Sysedit, maka akan muncul semua file sistem -- mulai dari AUTOEXEC.BAT sampai SYSTEM.INI -- di jendela Wordpad. Semua itu bisa Anda simpan dalam disket atau dicetak. Jika menggunakan Windows 3.1, temukan ikon Sysedit dalam grup Main. Anda pun bisa melakukan dengan cara lain, memakai peranti lunak baru yang tak hanya melaporkan konfigurasi sistem, melainkan juga secara otomatis mengatasi beberapa konflik konfigurasi. Seandainya menggunakan Macintosh, Anda tak perlu mengopi file sistem, tapi cukup membuat daftar semua file INIT dan CDEV -- biasa disebut sebagai system extensions -- yang berisi program pembuka (start-up). Konflik-konflik yang terjadi di antara file-file tersebut merupakan sumber malapetaka yang biasa terjadi pada mesin-mesin Mac. Anda bisa melihat daftar file tadi dengan Extensions Manager Control Panel, yang juga bisa Anda gunakan untuk menghilangkan satu atau lebih extension, sehingga lewat proses eliminasi tadi, Anda dapat mengidentifikasi file mana yang mengakibatkan masalah. Hanya saja, Extensions Manager tak memungkinkan Anda untuk mencetak daftar itu. Bila diinginkan, Anda bisa mencetak seluruh layar (print screen). Utiliti yang direkomendasikan untuk inventori sistem a.l.: Sysedit (aksesori Windows 3.1 dan Windows 95), Norton Utilities (Mac AUS$179, Windows 95 AUS$129). Langkah II: Buat disket 'boot' darurat Kalau komputer mengalami masalah sehingga Anda tak bisa mengakses hard disk, Anda mesti menggunakan cara lain agar bisa mem-boot sistem. Gunakan disket boot darurat. Mesin-mesin Macintosh biasanya sudah dilengkapi dengan bootable CD-ROM dan bootable disket, seperti halnya Norton Utilities untuk Macintosh -- sesuatu yang harus dimiliki pengguna Mac. Untuk PC berbasis Windows, Anda harus membuat sendiri disket boot itu, menggunakan Add/Remove Programs di control panel. Pilih Startup Disk tab, dan lalui seluruh proses yang berjalan di bawah Windows 3.1 ini, Anda harus membuat disket sendiri. Keluarlah ke DOS prompt dan ikuti perintah di bawah ini. Siapkan satu disket kosong saat Anda menjalankan perintah (jangan lupa untuk memberi nama label), lalu ketik: - Format /S A: - Copy C:\AUTOEXEC.BAT A: - Copy C:\CONFIG.SYS A: - Copy C:\WINDOWS\SYSTEM.INI A: - Copy C:\WINDOWS\WIN.INI A: Langkah III: Setel 'hard disk' secara teratur Karena merupakan tempat penyimpan aplikasi, dan yang lebih penting, file data yang Anda buat dengan aplikasi tadi, hard disk membutuhkan perhatian khusus agar dapat tetap bekerja optimal. Setiap hari Anda membuat file baru, menghapus yang tak dibutuhkan lagi, dan meng-update file-file yang ada. Karena cara Windows dan Mac OS menyediakan tempat untuk file, hard disk dapat terpecah-pecah (fragmented). File ditempatkan dalam ruang-ruang kecil di seluruh hard disk, karena tak ada tempat yang cukup besar untuk menyimpannya. Hard disk yang telah ter-fragmented akan membuat akses menjadi lambat dan membuatnya sulit diperbaiki jika terjadi kesalahan (error). Untuk menyatukan kembali (defragment) hard disk berbasis Windows 95, gunakan program Disk Defragmenter di dalam Programs/Accessories/System Tools. Pada Mac, gunakan program bantu semacam Speed Disk yang ada pada Norton Utilities khusus Mac. Anda mesti men-defrag hard disk tiap enam bulan sekali. Anda juga harus men-defrag-nya setiap kali membuat atau menghapus sejumlah besar file dalam satu jangka waktu pendek. Kadang-kadang areal penyimpan yang disebut "sektor" (sector) rusak (bad). Suatu utiliti yang disebut disk scanner dapat mendeteksi kerusakan yang digolongkan berat (hard) dan membuatkan semacam "pelindung" sektor sehingga sistem operasi yang berjalan tak menggunakannya untuk menyimpan file. Sebaliknya, disk scanner hanya akan mendeteksi adanya kerusakan ringan (soft jika kehilangan jejak satu atau beberapa file. ScanDisk (dapat ditemukan dalam tool Program/Accessories/System) merupakan disk scanner yang sudah terpasang dalam Windows 95 dan dapat mendeteksi kesalahan (error) baik yang berat (hard) maupun gampang (soft). Pada Mac, Anda bisa menggunakan program Disk First Aid yang biasa ada pada Disk Doctor Utility di dalam Norton Utilities untuk Macintosh. Seyogyanya Anda menjalankan hard disk scan tersebut setidaknya tiap bulan. Jika komputer Anda mengalami masalah (crash atau hang) dan tiba-tiba mati tanpa melalui prosedur yang seharusnya, jalankan segera disk scan begitu reboot. Langkah IV: Menyimpan dengan perencanaan Anda punya segudang alasan mengapa mesti mengatur simpanan file di dalam hard disk. Pertama, itu memudahkan proses "cuci gudang" -- penghapusan file-file yang sudah tak berguna lagi. Kedua, menyimpan data secara teratur dan terkategori sesuai folder masing-masing akan mengurangi risiko Anda menghapus program atau data penting. Dan yang lebih penting, hard drive yang tertata baik lebih mudah dan lebih cepat di-back-up. Buatlah folder bagi tiap program dan isilah hanya dengan data yang sesuai. Atau, buatlah folder untuk setiap anggota keluarga. Dengan memberinya nama file dan folder akan membantu Anda untuk mengingatnya -- bahkan jika suatu saat Anda telah lupa mengapa membuatnya -- dan menghapus data yang sudah tak dipakai. Langkah V: Buatlah 'back up' data Membuat back up juga berarti mengopi, sehingga jika suatu saat data aslinya rusak atau hilang, Anda masih bisa memakai duplikatnya. Anda dapat mem-back up hard disk ke dalam disket atau hard drive tambahan (removable). Seberapa sering Anda perlu membuat back up tergantung pada sepenting apa waktu Anda. Kalau Anda sedang mengerjakan file-file penting, simpanlah ke dalam disket dan hard disk. Jika Anda menjalankan bisnis rumah tangga, Anda mesti menginvestasikan tape back up drive dan lakukan back up setiap hari. Back up-lah data ke dalam folder data seminggu sekali dan buatlah secara lengkap enam bulan sekali. Langkah VI: Jauhkan virus Serangan virus selalu mengintip setiap saat, terutama bila Anda sering bermain Internet. Untuk mencegah menularnya virus, gunakan program-program antivirus yang banyak beredar. Lakukan pemeriksaan virus sesering mungkin guna mencegah meluasnya infeksi. Langkah VII: Jangan ubah program Sekali Anda memasukkan satu program ke dalam sistem Windows, jangan ubah nama (rename) direktori programnya atau memindahkan file-nya ke tempat lain. Kalau tidak, komputer Anda akan kehilangan jejak untuk menelusurinya. Anda dapat menempatkan data -- yang Anda buat dengan aplikasi -- di mana saja. Jika Anda harus mengubah tempat suatu aplikasi, gunakah Add/Remove Programs di Control Panel Windows 95. Langkah VIII: Jaga kebersihan komputer Debu dapat merusak komponen di dalam komputer. Bersihkan selalu komputer setiap saat. Bila perlu, gunakan tutup pelindung bila sedang tak digunakan. Langkah IX: Matikan komputer sesuai prosedur Windows 95, Windows 3.1 dan Mac OS menyediakan metode standar untuk mematikan komputer: disebut shut down menu. Gunakan metode tersebut untuk menghindarkan komputer dari konflik listrik.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India